Japanese Rock/ J-ROCK

Di pengujung ’80-an, negara ini dilanda demam manga (komik Jepang) dan anime (film animasi Jepang). Saat itu (bahkan sampai kini) banyak manga dan anime yang beredar dan ditayangkan televisi lokal. AdaSamurai-X, Saint Seiya, Doraemon, City Hunter, sampai Detective Conan. Semuanya menawarkan cerita yang seru disimak. Wajar kalau kemudian anime dan manga begitu digilai. Khusus anime, tak hanya ceritanya yang digemari, tapi juga soundtrack-nya.

Soundtrack anime banyak dinyanyikan musisi papan atasJepang. Sebut saja, L’ arc~en~ ciel (dikenal juga sebagai Laruku), yang menyanyikan soundtrack serial Samurai X. Ada T.M. Network yang mengisi soundtrack-nya City Hunter dan Gundam. Selain itu, ada juga Mitsuko Horie, penyanyi solo yang menunjukkan kemampuan vokalnya lewatsoundtrack serial Saint Seiya dan Candy-Candy. Musik inilah yang kemudian disebut sebagai Japanese Rock (J-Rock). Tapi jangan salah, musik J-Rock tak hanya sebatas soundtrack anime saja. Semua musik bergenre rock yang dimainkan band atau penyanyi asal Jepang yang bisa dikategorikan J-Rock.

J-Rock punya ciri unik. Notasi lagunya sangat unik. Sound-nya terdengar cempreng. Di luar musik, band pengusung J-Rock punya daya tarik lain. Band-band ini punya keunikan saat tampil di atas panggung. Laruku, misalnya, tampil dengan gaya khas bangsawan abad pertengahan. Lantas ada Malice Maizer yang muncul dengan gaya baroque, Asian Kung Fu Generation dengan gaya punk, dan masih banyak lagi.

Lantaran gandrung dengan lagu soundtrack, banyak yang tertarikmendirikan band khusus memainkan musik ini. Lagu-lagu yang dimainkan tak jauh-jauh dari lagu tema anime. Wasabi dan Japanese Heroes adalah pelopor band J-Rock di sini. Kehadiran Wasabi dan Japanese Heroes memicu munculnya band-band pengusung J-Rock baru seperti J-Rocks, Jetto, dan Leto di Jakarta atauSound Wave dan Lucifer di Bandung. Serunya, band J-Rock generasi baru ini memainkan tak hanya soundtrack saja. Tapi jugasingel-singel band J-Rock lain seperti X-Japan, Luna Sea, Dir and Grey serta Asian Kung Fu Generation.

J-Rocks band bergenre J-Rock pertama yang masukke industri rekaman. Band ini didirikan November 2003 lalu. “Kami suka J-Rock karena awalnya tertarik pada musik dan fesyen Jepang. Dari situ kemudiankami ngeband bareng. Lagu-lagu yang kami mainkan lagunya L’ arc~en~ ciel, Malize Mizer, Glay, dan Kaze, “ ujar Iman(vokalis)yang diangguki rekannya yang lain, Anton (dram), Wima (bas), dan Sony (gitar). Awal Januari 2004 band ini ikut audisi Nescafe Gets Started 2004 di Bandung. Di pergelaran ini, J-Rocks menjadi pemenang pertama. Lagu mereka, Lepaskan Diriku, kemudian dimasukkan dalam album kompilasi Nescafe Gets Started 2004.

Satu Tanggapan

  1. Hmm kayanya lu paham banget tntang” band jepang ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: