Existensi Bahasa Indonesia sebagai Identitas Bangsa

Bangsa Indonesia kurang percaya diri dengan belum menjadikan bahasa Indonesia sebagai identitas bangsa.

Indikasi ke arah itu dapat dilihat pada perilaku berbahasa masyarakat belum menempatkan bahasa Indonesia sebagai tuan di negeri sendiri.

Salah satu sebab masyarakat kurang percaya diri dalam menggunakan bahasa Indonesia, menurut Bambang, karena kurang serius dalam menempatkan bahasa Indonesia sebagai sarana untuk mampu berkembang dan berjaya di bidang ekonomi, sosial dan sebagainya.

Saya berharap agar Bahasa Indonesia tetap harus menjadi simbol bagi berbagai kehidupan berbangsa. Mendiknas meminta agar Pusat Bahasa menyiapkan kosa kata untuk bahasa ilmu pengetahuan dan teknologi. Tugas kita agar proses penambahan kosa kata dari unsur-unsur bahasa asing mengikuti aturan agar ada logika dan pemahaman yang benar.

Sementara itu, Kepala Pusat Bahasa Depdiknas, Dendy Sugono mengatakan, masalah kebahasaan dan kesastraan di Indonesia meliputi masalah bahasa dan sastra daerah, serta masalah penggunaan bahasa asing.

Dari waktu ke waktu ketiga kelompok masalah kebahasaan dan kesustraan itu saling mempengaruhi. Bahasa dan sastra Indonesia dipengaruhi bahasa daerah, dan sebaliknya, serta dipengaruhi juga oleh bahasa asing, setidaknya dari segi kosa kata,

Ada kekhawatiran sebagian masyarakat yang melihat pergeseran ranah penggunaan bahasa daerah oleh bahasa Indonesia. Hal ini terungkap dalam Kongres Bahasa Jawa, Kongres Bahasa Bali, Kongres Bahasa Sunda, dan sebagainya.

Di sisi lain, sebagian ranah penggunaan bahasa Indonesia tergeser ranah bahasa asing, katanya. Kondisi ini menunjukkan bahwa kedudukan dan fungsi ketiga bahasa itu belum mantap dalam tata kehidupan masyarakat.

Berbagai fenomena itu yang mendasari tema-tema dalam kongres tersebut. Forum ini akan menghadirkan pembicara dari kalangan pejabat negara, tokoh masyarakat, pakar berbagai ilmu, insan media dan sebagainya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: